Korban Hanyut Di Padang Ditemukan Tewas

id hanyut

Ilustrasi. (ANTARA)

Padang, (Antara Sumbar) - Korban Didit (27) yang hanyut terseret arus di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), pada Sabtu (9/9), ketika hujan mengguyur daerah itu ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa.

"Jasad korban ditemukan oleh warga sekitar pukul 07.30 WIB, di Pantai Parkit VIII, Kecamatan Padang Utara," kata Humas Basarnas Padang Arif, di Padang, Minggu.

Setelah mendatangi lokasi kejadian petugas kemudian mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.

"Dari rumah Sakit Bayangkara, jasad korban akan dan dibawa kerumah duka oleh keluarga," katanya.

Sebelumnya, Didit dilaporkan hanyut terbawa arus sungai di kawasan Komplek Perumahan Bumi Minang 3, Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, daerah setempat pada Sabtu.

Usai kejadian petugas gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD, PMI, TNI serta Polri telah berupaya melakukan penyisiran di aliran sungai tempat korban diketahui hanyut.

Hanya saja hingga pukul 20.00 WIB, pencarian tersebut belum membuahkan hasil dan dilanjutkan pada Minggu pagi.

Namun naas nyawa korban yang merupakan warga Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah itu tidak dapat terselamatkan.

Diketahui korban adalah salah soerang pegawai di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) daerah setempat.

Pada bagian lain, warga diimbau agar tidak beraktivitas di pinggiran sungai ketika debit air tinggi demi keselamatan masing-masing. (*)

Pewarta :
Editor: M R Denya
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar