Sabtu, 23 September 2017 - 3 Muharram 1439 H

Pemda Diminta Awasi Kualitas Proyek Nasional

Perbaikan jalan. (ANTARA FOTO)
Padang, (Antara Sumbar) - Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Barat bidang pembangunan M Nurnas mengatakan pemerintah daerah mengawasi seluruh proyek nasional yang dikerjakan di provinsi itu guna memastikan kualitas pengerjaan proyek tetap terjaga.

"Tahun ini ada beberapa proyek nasional yang sedang dalam pengerjaan kemudian sebanyak belasan proyek nasional juga diusulkan dalam RAPBN 2018 untuk Sumbar, tentu hal ini kami harus mendukung kegiatan agar berjalan sesuai perencanaan," katanya ketika dihubungi dari Padang, Selasa.

Menurut dia proyek pembangunan ini berasal dari uang rakyat hendaknya juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat seoptimal mungkin sehingga persoalan kualitas pembangunan perlu mendapatkan perhatian serius.

Ia mengatakan dalam beberapa kasus banyak ditemukan proyek yang memiliki kualitas rendah sehingga tidak dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

"Kami meminta agar satuan kerja dan kontraktor agar melakukan pengawasan secara serius terhadap proyek nasional yang dikerjakan di provinsi ini agar pembangunan infrastruktur dapat dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.

Selain itu persoalan yang kerap menjadi permasalahan dalam pembangunan infrastruktur jalan adalah persoalan pembebasan lahan masyarakat.

Dirinya berharap hal ini dapat diselesaikan oleh pemerintah daerah, jangan sampai pembangunan yang menggunakan dana dari APBN ini tidak terlaksana karena pembebasan lahan.

"Kami harap pemerintah agar serius mendukung program pembangunan nasional dengan cara memnyelesaikan seluruh pembebasan lahan milik masyarakat yang terkena dampak pembangunan," katanya.

Sebelumnya pemerintah pusat mengusulkan belasan proyek pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah kota dan kabupaten di Sumbar dalam Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2018.

"Nilai proyek pembangunan infratruktur tersebut diperkirakan mencapai triliunan rupiah, hal itu dilakukan untuk menuntaskan berbagai agenda pembangunan," kata Anggota DPR RI daerah pemilihan Sumbar Alex Hendra Lukman.

Ia menyebutkan sejumlah pembangunan infrastruktur seperti di Kabupaten Kepulauan Mentawai yakni pembangunan Trans Mentawai di Sipora, di Siberut, di Pagai Utara hingga ke Pagai Selatan.

"Selain itu dalam RAPBN 2018 juga dialokasikan anggaran untuk pembenahan Bandara Rokot di Kecamatan Sipora Kabupaten Kepulauan Mentawai,¿ kata Alex.

Sedangkan untuk Kota Padang proyek pembangunan infrastruktur jalan yang akan dikerjakan adalah pembangunan ruas Jalan Teluk Kabung - Mandeh - Tarusan, kemudian pembangunan Jalan Purus menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

"Proyek pembanguan Jembatan Lolong menuju Jembatan dekat Kampus Bung Hatta Ulak Karang juga masuk dalam RAPBN 2018," kata Ketua DPD PDI Perjuangan Sumbar itu.

Kemudian untuk Kabupaten Pasaman Barat proyek nasional yang diusulkan di APBN 2018 yakni pembangunan Jalan Bunga Tanjung menuju Teluk Tapang, kemudian lanjutan pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang.

Selain itu untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di Pasar Koto Baru Kabupaten Tanah Datar yang merupakan pusat pasar sayur di Sumbar.

"Pemerintah pusat juga mengusulkan pembangunan jalan alternatif. Sehingga arus lalu lalu lintas di jalan lintas Sumatera itu tidak terganggu lagi oleh pedagang yang berjualan hingga ke badan jalan," katanya.

Kemudian pemerintah juga menyetujui rencana pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru yang melintasi beberapa kota dan kabupaten di Sumatera Barat. Seluruh proyek tersebut terdata di program pembangunan infrastruktur Komisi V DPR RI.

Ia menilai Presiden Joko Widodo sejak awal pemerintahannya memberikan perhatian lebih kepada Provinsi Sumatera Barat dalam segi percepatan pembangunan infrastruktur.

"Kita berharap proyek pembangunan ini dapat menyelesaikan sejumlah persoalan transportasi darat yang selama ini menjadi kendala di Sumbar," kata dia berharap. (*)


Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Riko Syaputra
Lubuk Sikaping, (Antara Sumbar) - Petugas Rumah Tahanan kelas II B Lubuk Sikaping kembali kecolongan setelah satu warga binaannya ...
Baca Juga