Rabu, 27 September 2017 - 7 Muharram 1439 H

Belajar Sejarah Dengan Perangko, kata Menkominfo

Menkominfo, Rudiantara. (Antara)
Bandung, (Antara Sumbar) - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mendorong agar generasi muda bisa mencinta dan mengapresiasi perangko karena dari perangko bisa dipelajari berbagai dimensi kehidupan bukan sebatas sarana kirim mengirim surat semata.

"Kita dorong generasi muda agar mencinta dan mengapresiasi perangko," kata Menkominfo usai membuka Pameran Filaleti Internasional Bandung 2017 di Trans Convention Center Bandung, Kamis.

Ia menuturkan saat ini jangan menilai perangko dari satu sisi semata namun melalui perangko bisa dipelajari sejarah Indonesia dan dunia hal ini yang disebut dengan dimensi sejarah dari perangko.

"Filateli punya dimensi yang banyak mulai dari dimensi sejarah, diplomatik hingga dimensi investasi. Sayangnya ini yang berkecimpung di dunia perangko ini usianya di atas 50. Makanya saya dorong pameran ini," kata dia.

Pihaknya juga mengapresiasi tema dari Pameran Filateli Internasional Bandung 2017 yakni "Jembatan Menuju Dunia yang Damai Melalui Perangko".

"Ini sangat relevan, apalagi sekarang yang namanya terorisme radikalimes jadi isu global. Jadi kalau kita mengangkat perdamaian bagaimana kita melalui perangko ini bisa ada hubungan 'second track' dari diplomasi internasional," kata dia.

Mulai tanggal 3-7 Agustus 2017, sebanyak 60 negara, 370 kolektor perangko dan filatelis mengikuti Kompetisi dan Pameran Filaleti Internasional "Bandung 2017" di Trans Convention Center Kota Bandung.

"Bandung sudah dua kali menjadi tuan rumah Pameran Filaleti Internasional, tahun ini diikuti oleh 60 negara peserta dan akan dipamerkan di ruang ini sekitar 455 eksibisi yang dipasang pada 1937 frame. Khusus frame-nya kita pinjam dari Taiwan," kata Ketua Umum PP Perkumpulan Filateli Indonesia Soeyono.

Pameran Filateli Internasional Bandung 2017, hari ini dibuka langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar serta Wali Kota Bandung M Ridwan Kamil.

Soeyono menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Komunikasi dan Informasi, PT Pos Indonesia dan Perkumpulan Filaleti Dunia yang telah mendukung hingga terselenggaranya acara ini.

Soeyono berharap Pameran Filateli Indonesia Bandung 2017 bisa lebih mempopulerkan kembali filateli di kalangan anak muda Indonesia. (*)




Editor : M R Denya

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Riko Syaputra
Lubuk Sikaping, (Antara Sumbar) - Petugas Rumah Tahanan kelas II B Lubuk Sikaping kembali kecolongan setelah satu warga binaannya ...
Baca Juga