Rabu, 20 September 2017 - 29 Zulhijjah 1438 H

Remaja Tewas Gantung Diri

Padang Aro, (Antara Sumbar) - Lantaran diduga dilarang bermain gawai oleh orang tuanya, seorang remaja di Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat nekad gantung diri hingga meninggal dunia, Senin pagi.

MI (15), yang merupakan seorang pelajar salah satu SMA di Solok Selatan, ditemukan oleh ibunyasudah tergeletak dengan leher terikat seutas tali tambang sekitar pukul 08.15 WIB di rumah yang terletak Jorong Lolo, Nagari Sako Pasir Talang, Kecamatan Sungai Pagu.

Kapolsek Sungai Pagu Iptu Agustinus Pigay di Padang Aro, Senin, menjelasnya dari informasi sementara MI sudah tidak masuk sekolah sejak awal tahun ajaran.

Senin pagi itu, sebutnya Erlinda menyuruh MI sekolah. Namun, MI menolak dan masuk ke rumah.

Erlinda yang kala itu sedang membersihkan bawang di halaman, kemudian masuk rumah karena anaknya tak kunjung keluar.
Ketika masuk ke dalam rumah, ia melihat anaknya tergeletak di ruang tengah dengan kondisi kepala tertunduk dan leher terjerat tali tambang.

Melihat kondisinya, Erlinda langsung menjerit.

Tak lama, suaminya Wendri (46) masuk ke rumah setelah mendengar jeritan Erlinda.

Mereka kemudian membawa korban ke Puskesmas Sungai Pagu. Dokter puskesmas menyatakan korban tidak bernyawa lagi.

"Korban juga telah otopsi dan kini telah dibawa k rumah untuk dikebumikan," ujarnya. (*)


Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Joko Nugroho
         Sawahlunto, kota kecil yang berjarak sekitar 80 kilometer dari Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat ...
Baca Juga