Sabtu, 23 September 2017 - 3 Muharram 1439 H

Tidak Perlu Khawatir, Sumbar Tidak Kekurangan Angkutan Mudik Lebaran

Ilustrasi Bus AKDP. (Antara)
Padang, (Antara Sumbar) - Dinas Perhubungan Sumatera Barat (Sumbar) menjamin jumlah angkutan darat yang ada di daerah itu masih mencukupi untuk menampung jumlah penumpang pada mudik lebaran 1438 hijriah yang diprediksi naik lima persen dari tahun lalu.

"Jumlah angkutan darat saat ini sekitar 2.587 termasuk bus pariwisata dengan 1,12 juta tempat duduk. Ini sudah melebihi kebutuhan," kata Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Amran di Padang, Minggu.

Menurutnya jumlah penumpang pada mudik lebaran tahun ini diperkirakan sekitar 574.437 orang, naik lima persen dari 2016 yang mencapai 547.083.

Ia merinci 2.587 angkutan darat yang tersedia itu masing-masing 666 bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP), 1.693 Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP), 70 mobil yang melayani Antar Jemput Dalam Provinsi (AJDP), dan 158 bus pariwisata.

Seluruh angkutan itu, menurutnya harus lulus uji kelaikan seperti lampu, penghapus kaca, mesin, rem, pemecah kaca dan kelengkapan lain sebelum diizinkan beroperasi. Hal itu penting dalam upaya untuk menjamin keselamatan penumpang.

Uji kelaikan dilakukan pada beberapa terminal di kabupaten dan kota. Angkutan yang lulus uji diberikan stiker "Angkutan Lebaran" sebagai informasi pada penumpang bahwa angkutan itu benar-benar telah laik jalan.

Selain memastikan kelaikan angkutan, Dinas Perhubungan Sumbar juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan kabupaten dan kota untuk pemasangan rambu-rambu jalan alternatif.

Rambu tersebut bertujuan agar pemudik yang menggunakan jalur itu mendapatkan panduan yang jelas sehingga tidak tersesat atau berputar-putar tanpa tahu jalan.

Jalur alternatif itu sebagian besar terletak pada jalan lintas Sumatera Padang-Pekanbaru, Riau yang memiliki banyak titik kemacetan. (*)



Editor : M R Denya

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Riko Syaputra
Lubuk Sikaping, (Antara Sumbar) - Petugas Rumah Tahanan kelas II B Lubuk Sikaping kembali kecolongan setelah satu warga binaannya ...
Baca Juga