Rabu, 23 Agustus 2017 - 31 Zulqaidah 1438 H

Padang Bentuk Organisasi PKL Kelola Pasar Raya

Wakil Wali Kota Padang, Emzalmi (Antara)
Padang, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat membentuk organisasi yang menampung aspirasi pedagang kaki lima guna memperkuat pengelolaan Pasar Raya.

"Kami mewadahi para PKL untuk bekerja lebih profesional," kata Wakil Wali Kota Padang, Emzalmi di Padang, Selasa.

Dia menyebutkan organisasi ini berprinsip kekeluargaan sehingga dalam kinerjanya mengutamakan rasa menghormati, menghargai dan saling toleransi.

Selama ini PKL cenderung individual dan rentan masuk pusaran konflik, diharapkan organisasi yang bernama keluarga besar pedagang kaki lima bisa memediasinya.

Dengan kehadiran organisasi ini juga jarak antara pemerintah dan pedagang semakin dekat.

Hal ini penting ujarnya, mengingat 80 persen pedagang pengisi di Pasar Raya terdiri atas pkl dan pedagang kecil lainnya.

"Tujuannya sama menciptakan suasana kondusif dan representatif bagi pengunjung," kata dia.

Dengan kondisi demikian, Pasar Raya sebagai salah satu destinasi wisata belanja yang nyaman, aman dan representatif dapat terwujud.

Tinggal saja rencana pemkot mengembangkan Pasar seperti di Fase, Merlin, Blok A akan lebih mudah.

"Menjadikan Pasar Raya menjadi pusat perdagangan di Sumbar perlu upaya bersama," ujarnya.

Sementara itu salah satu pemilik toko di Pasar Raya Yuli (32) mengatakan langkah pemkot menata pasar inpres menjadi lebih moderen diharapkan berlanjut pada sisi lainnya.

Seperti halnya di pasar fase, lokasi yang sekarang dinilai sudah tidak representatif dan amat membahayakan bila ada bencana seperti gempa bumi.

Kemudian yang perlu dibenahi kata dia, perparkiran dan masih adanya oknum yang memeras, hal ini perlu jadi perhatian. (*)


Editor : Mukhlisun

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Desca Lidya Natalia
     "Jadi Pak ni kalau mau jujur Pak, Saya sampek bilang 'Pak boleh gak sih saya ngomong? KPK itu independen apa ...
Baca Juga