Minggu, 28 Mei 2017 - 3 Ramadhan 1438 H

Perahu Tenggelam di Gresik-Majalengka Tewaskan 11 Orang

Ilustrasi. (Antara)
Jakarta, (Antara Sumbar) - Perahu tenggelam di Gresik, Jawa Timur dan Majalengka, Jawa Barat, Kamis, menewaskan 11 orang, kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho.

"Penyebab tenggelamnya perahu diduga kelebihan muatan ," kata Sutopo kepada wartawan di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan perahu tenggelam di Gresik terjadi di Sungai Kalimas, Dusun Grombol, Desa Sumber Rame, Kecamatan Wringin Anom, Kabupaten Gresik pada pukul 06.45 WIB.

Perahu tambangan milik Suntoro dengan panjang 6 meter dan lebar 2,25 meter itu mengangkut penumpang 12 orang dan tujuh sepeda motor. Perahu tersebut terbalik diduga karena kelebihan beban angkutan.

Saat peristiwa terjadi arus sungai berkedalaman sekitar 3-4 meter itu sedang deras akibat guyuran hujan.

Dari 12 penumpang, dua orang di antaranya meninggal dunia, empat orang hilang dan masih dalam pencarian, serta enam orang selamat.

"Pencarian masih dilanjutkan dengan mengerahkan empat perahu karet dan dua perahu tradisional milik warga Balongbendo," kata Sutopo.

Berikut ini nama-nama penumpang perahu tenggelam di Gresik:
1. Ujang (60) penarik tambang, meninggal dunia di Puskesmas Wringinanom.

2. Misah, meninggal dunia di Puskesmas Wringinanom.

3. Supri (57) operator perahu, masih dalam pencarian.

4. Kusnari, warga Balongbendo , masih dalam pencarian.

5. Nurkholid, masih dalam pencarian.

6. Sriasih, masih dalam pencarian.

7. Yudistira Ardi (34), warga Balongbendo, selamat.

8. Supriadi (65) warga Sumberrame , selamat.

9. Suci Nina(33) warga Balongbendo, selamat.

10. Rianto (45) warga Balongbendo, selamat.

11. Joko (45) warga Dsn Juwet, Wringinanom, selamat.

12. Didin (35) Penarik Tambang, selamat.

Sementara itu, perahu tenggelam juga terjadi di Desa Jatiraga, Kecamatan Jati Tujuh, Kabupaten Majalengka. Perahu mengangkut 14 orang petani padi untuk menyeberang Rawa Anggrahan pada Kamis pukul 06.30 WIB.

Di tengah perjalanan di Rawa Anggrahan diduga perahu bocor dan kelebihan muatan sehingga perahu tenggelam. Penumpang panik dan ikut terjebur di rawa.

"Polisi bersama TNI, BPBD Majalengka, SAR Daerah, relawan bersama warga membantu evakuasi korban yang tenggelam. Dari 14 orang penumpang, sembilan orang ditemukan meninggal dunia dan lima orang selamat," kata dia.

Identitias sembilan korban meninggal yang ditemukan pada pukul 09.00 WIB adalah:
1. Iti (P, 35) alamat blok Sibatok, Sumber Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

2. Kastini (P, 50) alamat blok Sibatok, Sumber Wetan, Kecamatan Jatitujuh, kabupaten Majalengka.

3. CAWI (P, 35) alamat blok Sibatok, Sumber Kulon, Kecamatan Jatitujuh, kabupaten Majalengka.

4. Casimah (P, 50) alamat blok Sibatok, Sumber Kulon, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

5. Ami (P, 50) alamat Desa Jatiraga, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

6. Salimah alias kusal (P, 50), blok Pande, Sumber Kulon, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

7. Takim (L, 50), blok Pande, Sumber Kulon, Kecamatan Jatitujuh, kabupaten Majalengka.

8. Iyik (P, 55) Sumber Kulon, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

9. Katimah (P, 56) Sumber Kulon, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka. (*)


Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Miko Elfisha
          Padang, (Antara Sumbar) - Setelah dilantik sebagai Bupati Mentawai periode 2017-2022 oleh Gubernur ...
Baca Juga