Senin, 24 April 2017 - 28 Rajab 1438 H

Pejabat: Hindari Ketergantungan Lembaga Keuangan Bangun Koperasi

Padang, (Antara Sumbar) - Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro dan Menengah, Kota Padang, Sumatera Barat, Yunisman mengatakan instansi pengelola koperasi yang ada di Padang untuk menghindari ketergantungan pada lembaga keuangan lainnya seperti bank dalam membangun unit usaha berasas kekeluargaan tersebut.

"Lebih baik melakukan penguatan ke dalam anggota agar koperasi lebih cepat maju," kata dia saat memberikan arahan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Negeri Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) X, di Padang, Kamis.

Dia menyebutkan salah satu yang bisa dilakukan yakni peningkatan iuran koperasi atau simpanan pokok agar pada rapat akhir didapat Sisa Hasil Usaha (SHU) yang lebih besar.

Dalam hal ini tentu harus ada keikhlasan dan sukarela dari anggota untuk memahami kepentingan bersama bukan individu.

Dengan begitu kemudahan akan didapatnya juga lebih besar, karena tidak ada tanggung jawab terhadap lembaga keuangan lainnya.

"Contohnya Koperasi Pengusaha Sumatera Barat dengan anggotanya sebanyak 93 orang, asetnya mencapai puluhan miliar," ujar dia.

Hal ini menandakan adanya iuran yang besar serta kebersamaan dalam membangun usaha untuk memajukan koperasinya.

Dia mengatakan hal ini bisa dicontoh lembaga lain di Padang seperti Kopertis yang simpanan pokoknya Rp100.000 bisa ditingkatkan menjadi Rp150.000 atau lebih agar SHUnya bisa terus meningkat.

Disamping meningkatkan, kata dia instansi pengelola koperasi juga bisa membuka usaha yang menguntungkan serta bekerja sama dengan pelaku usaha lainnya.

Misalnya membuat "voucher" bagi anggota berbelanja di swalayan atau toko lain.

"Kami berharap semua unsur koperasi di Padang dan Sumbar memiliki pemikiran yang sama," ujar dia.

Sementara itu Koordinator Kopertis X Prof Herri mengatakan koperasi bisa berperan dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dan memenuhi kebutuhan.

Dia mengajak pengelola koperasi khususnya di perguruan tinggi di wilayah X Sumbar, Riau, Jambi dan Kepulauan Riau untuk bersama membangun koperasi ke tingkat yang menguntungkan.

"Kesejahteraan dosen, dan pegawai kampus tentu perlu diperhatikan, koperasi ini jawabannya," tambah dia. (*)


Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Ikhwan Wahyudi
        Sebagai primata yang dikenal cukup pintar, beruk (kera besar yang berekor pendek dan kecil) memang ...
Baca Juga