Kamis, 23 Maret 2017 - 25 Jumadil Akhir 1438 H

Saiyo Sarampak Lestarikan Lagu Minang Melalui Lomba

Padang, (Antara Sumbar) - Komunitas seni di Padang, Sumatera Barat (sumbar) yaitu Saiyo Sarampak Grup, lakukan pelestarian lagu Minang melalui lomba menyanyi minang yang diberi nama "Gelegar Minang Talen".

"Kami sengaja menggelar lomba menyanyi lagu minang, dengan harapan pelestarian terhadap lagu daerah ini terus dilakukan dan senimannya terus beregenerasi," kata Ketua Saiyo Sarampak Grup, sekaligus ketua pelaksana Feb Chaniago di Padang, Jumat.

Ia memaparkan hingga saat ini lomba tersebut telah digelar sebanyak tiga season, di tiga daerah berbeda.

Dimana season pertama di Kota Padang, season dua di Kabupaten Solok, dan season tiga kembali di Padang.

Dari tiga season yang telah digelar tersebut, terdapat sebanyak 175 peserta yang mengikuti lomba.

"Diantara 175 orang itu diambil tiga juara di masing-masing daerah berjumlah 12 orang untuk mengikuti karantina di Padang dan mengikuti lomba berikutnya," katanya.

Feb Chaniago memaparkan Karantina dimulai sejak Kamis (16/3)-Minggu (19/3). Pada ahari terakhir dilangsungkan dengan perlombaan.

"Jadi pada hari terakhir karantina nanti 12 juara dari tiap daerah itu, akan kembali berlomba mencari terbaik dari yang terbaik," katanya.

Sementara masa karantina peserta akan dimentori oleh penasehat Saiyo Sarampak Grup, Berly Bonaposte Produser Berlian Record Andimon, pencipta lagu Q-Mink, dan pembimbing koreografi Ecilia Alwima.

Ada beberapa aspek penilaian dalam perlombaan itu yaitu karakter vokal, teknik, pengolahan lagu, dan lainnya.

Bagi peraih peringkat pertama nantinya panitia menyediakan hadiah berupa uang tunai, sertifikat, dan paket rekaman.

Salah seorang peserta Vido Yogi prawira (20), menilai even tersebut memberi ruang untuk mempopulerkan kembali lagu minang.

"Saya akan berupaya untuk bisa jadi juara, dan bisa melahirkan karya yang berkualitas," kata peserta yang meraih juara III pada daerah Solok itu. (*)


Editor : Mukhlisun

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Azhari
         Hamparan hijau nan luas sejauh mata memandang ternyata bukan padang rumput, tapi kebun-kebun ...
Baca Juga