Minggu, 20 Agustus 2017 - 28 Zulqaidah 1438 H

PSSI: Andri Syahputra Tolak Panggilan Timnas

Logo PSSI. (Antara)
Jakarta, (Antara Sumbar) - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan Andri Syahputra, pesepak bola muda yang berkiprah di Qatar, menolak panggilan tim nasional U-19 yang dilatih Indra Sjafri.

"Ayahnya yang menyampaikan penolakan," ujar Direktur Hubungan Internasional dan Media PSSI Hanif Thamrin di Jakarta, Jumat.

Hanif melanjutkan, PSSI menerima keputusan tersebut dengan lapang dada karena itu merupakan hak Andri dan keluarga.

Andri sendiri merupakan pesepak bola kelahiran Aceh, tepatnya pada 29 Juni 1999. Saat ini, pemain berposisi penyerang yang sudah tinggal lebih dari 10 tahun di Qatar itu berkiprah bersama klub Al Ghafara di Liga Utama Qatar.

Adapun Andri merupakan salah satu dari 12 pesepak bola dari luar negeri yang dipanggil PSSI untuk mengikuti seleksi tim nasional U-19. Selain dia ada nama Samuel Christianson (berkarier di Spanyol), Syahrian Abimanyu (Spanyol), Nicholas Pambudi (Spanyol), Pancar Nur Widiantono (Spanyol), Adam Putra Firdaus (Spanyol), Excel Favour YT (Italia), Fidelis Kelby Timothy (Italia), Muhammad R Habibie (Italia), George Brown (Inggris), Jack Brown (Inggris) dan Charalamboss Elias David (Yunani).

Timnas U-19 asuhan Indra Sjafri mulai melakukan pemusatan latihan (TC) perdana pada Minggu (19/3) di Lapangan Atang Sutrisna, Cijantung, Jakarta Timur. Setelah itu, para pemain luar negeri yang dipanggil akan diseleksi.

"Tahap pertama ini akan berlangsung sampai tanggal 6 April. Lalu pada 6-10 April pemain Indonesia yang bermain di luar negeri akan bergabung untuk diseleksi," kata pelatih timnas U-19 Indra Sjafri.

Nantinya para pemain terpilih mewakili Indonesia di Piala AFF U-18 pada bulan September 2017 di Myanmar. Di kompetisi tersebut, Garuda Muda bergabung di Grup B bersama Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina, Selandia Baru dan tuan rumah Myanmar.

Selain itu, tim nasional U-19 akan bertanding kualifikasi-putaran final Piala Asia tahun 2018 dan diharapkan bisa menembus Piala Dunia U-20 tahun 2019. (*)


Editor : Mukhlisun

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Fathul Abdi
Teknologi informasi kian hari kian berkembang. Jika dulu masyarakat melakukan segala sesuatu secara manual, kini bisa dilakukan ...
Baca Juga