Kamis, 24 Agustus 2017 - 2 Zulhijjah 1438 H

PSSI Mulai Jual Tiket Indonesia Versus Myanmar

PSSI. (Antara)
Jakarta, (Antara Sumbar) - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia mulai menjual tiket laga persahabatan FIFA antara Indonesia versus Myanmar yang digelar pada Selasa (21/3) di Stadion Paksari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat, PSSI terlebih dahulu mendistribusikan tiket melalui laman daring (online), sementara tiket fisik dapat dibeli pada Senin (20/3) di Stadion Pakansari dan Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Jumlah tiket yang didistribusikan untuk pertandingan sebanyak 26.500 lembar dengan rincian 2.500 lembar tiket kategori satu, yaitu tribun VIP barat dan 24.000 tiket kategori dua, yakni tribun utara, timur, dan selatan.

Tiket kategori satu hanya bisa diperoleh melalui daring dan dijual dengan harga Rp150.000 perlembar, sementara kategori dua yang bisa diperoleh daring dan beli di tempat (on the spot), dijual seharga Rp75.000 per lembar.

Pembelian secara "online" bisa dilakukan melalui Loket.com dan beberapa mitranya seperti melalui laman tiket.com, bookmyshow.com, blibli.com, yes24.com, bobobo.com, gramedia.com, kiostix.com, elevania.co.id, bukalapak.com.

Kemudian bisa juga melalui Panorama Tours & Travel, Ibu Dibjo, Sevelin, Lawson, Karcis.co.id, Alfamart, Alfamidi, Andotix, atau aplikasi misalnya Gotix, Goers dan Shinden serta melalui komunitas seperti Daily Concert, Monstore, Kaskus, Doku dan Halo Diana.

Tiket fisik dijual langsung pada H-1 pertandingan atau Senin (20/3) di Stadion Pakansari dan di Stadion Utama Gelora Bung Karno mulai pukul 09.00 WIB-16.00 WIB dengan kuota pembelian maksimal 5 tiket untuk satu orang.

Adapun laga Indonesia melawan Myanmar diselenggarakan pada Selasa (21/3) di Stadion Pakansari, Bogor, dengan sepak mula pada pukul 16.00 WIB.

Dalam pertandingan tersebut, timnas Indonesia yang dilatih Luis Milla membawa 26 pemain hasil tiga kali seleksi yang diadakan pada akhir Februari-Maret 2017. (*)


Editor : Mukhlisun

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Desca Lidya Natalia
     "Jadi Pak ni kalau mau jujur Pak, Saya sampek bilang 'Pak boleh gak sih saya ngomong? KPK itu independen apa ...
Baca Juga