Minggu, 26 Maret 2017 - 28 Jumadil Akhir 1438 H

RS PMI Bogor Diharapkan Jadi Pusat Riset Kesehatan

Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Antara)
Bogor,(Antara Sumbar) - Wakli Presiden Jusuf Kalla mengharapkan Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (RS PMI) Bogor, Jawa Barat mampu menjadi pusat riset kesehatan dengan memanfaatkan teknologi kedokteran untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Ditemui seusai meresmikan Gedung-E Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (RS PMI) Bogor Sabtu, Kalla mengatakan bahwa RS PMI Bogor diharapkan mampu menjadi pusat riset untuk penyakit-penyakit tertentu dan tidak hanya melayani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan.

"Saya harapkan rumah sakit ini bukan hanya melayani orang sakit, akan tetapi juga menjadi pusat riset pada wilayah ini untuk penyakit-penyakit tertentu," kata Kalla,
Menurut Kalla saat ini, teknologi dalam dunia kedokteran sudah meningkat sangat pesat. Oleh karena itu, rumah sakit yang ada di Indonesia khususnya RS PMI Bogor harus mengikuti perkembangan keahlian, peralatan serta pelayanan dengan menjadi pusat riset tersebut.

"Pemerintah sudah memberikan jaminan kepada seluruh rakyat, bahwa pemerintah akan melayani tanpa membedakan. Oleh karena itu, membutuhkan banyak lembaga kesehatan yang bermutu," ujar Kalla.

Untuk memperkuat peran PMI dalam masyarakat, saat ini Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tengah menggodok Rancangan Undang-Undang (RUU) Palang Merah Indonesia. RUU PMI tersebut sudah mandek pembahasannya selama 10 tahun.

Kalla yang juga merupakan Ketua Umum PMI mengatakan bahwa pihaknya sudah bertemu dengan perwakilan dari DPR untuk menyelesaikan RUU tersebut. Diharapkan, dalam dua kali masa sidang RUU itu akan rampung.

"Undang-undang tersebut menekankan tentang kesatuan antara PMI atau Bulan Sabit Merah Indonesia, beserta kewajiban dan hak-haknya. Dijadwalkan akan selesai dalam dua masa sidang," kata Kalla. (*)



Editor : M R Denya

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Baca Juga