TENTANG KAMI | INDEX | REDAKSI | IKLAN | RSS | PETA | KONTAK | KETENTUAN | FORUM | FACEBOOK | Twitter | REGISTER | SIGN IN
Jumat, 23 Juni 2017 - 29 Ramadhan 1438 H

Kapolda Tinjau Lokasi Terjadi Bencana Banjir Dan Longsor

Wakapolda Sumbar Kombes Pol Nur Afiah. (Istimewa)
Padang, (Antara Sumbar) - Kapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol Fakhrizal mengunjungi lokasi longsor dan banjir di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat yang diakibatkan curah hujan tinggi yang melanda daerah itu sejak beberapa hari terakhir.

"Kapolda Sumbar beserta Irwasda rombongan sudah berangkat sejak pukul 08.00 WIB," kata Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Kombes Pol Nur Afiah ketika dikonfirmasi dari Padang, Sabtu.

Ia mengatakan Kapolda akan melakukan peninjauan secara langsung dan mengkoordinir personel kepolisian dalam melakukan penanganan bencana.

Sebelumnya beberapa pejabat utama Polda Sumbar telah berada di lokasi melakukan penanganan bencana secara langsung seperti Karo Ops, Direktur Sabhara, Direktru Lalu Lintas dan Kasat Brimob Polda Sumbar.

"Personel Polda juga telah langsung diturunkan untuk memberikan bantuan untuk evakuasi dan penanganan pasca banjir dan longsor," kata dia.

Ia menyebutkan sebelumnya dua regu Sabhara Polda Sumbar telah melakukan penyisiran di lokasi kejadian untuk membersihkan batang pohon kayu yang mengganggu arus lalu lintas.

"Sementara satu regu lainnya melakukan evakuasi terhadap korban bencana dan mobil yang terperosok ke dalam lumpur," kata dia.

Selain itu pihaknya juga mendirikan tenda darurat dan menjalin koordinasi dengan BPBD, Basarnas dan Pemerintah daerah dalam melakukan penanganan bencana banjir dan longsor tersebut.

Sebelumnya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota Nasriyanto mengatakan berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, dari 23 lokasi tersebut, 13 titik longsor dan 10 lokasi banjir.

Ia merinci dari 13 titik longsor, tujuh di antaranya terjadi di Nagari Koto Alam dan satu titik di Sibunbun Nagari Tanjung Balik, Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

Selain itu, tiga titik di Nagari Maek, Kecamatan Bukit Barisan, dua titik sebelum Kelok Sembilan, tepatnya di Air Putiah, Kecamatan Harau.

Banjir melanda 10 lokasi, di antaranya Nagari Sopang, Pangkalan, dan Gunuang Malintang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

Selain itu, di Kecamatan Kapur IX, Nagari Limbanang Baruah, Kecamatan Suliki, Nagari Mungka, Kecamatan Mungka, dan Nagari Subarang air, Balai Panjang, dan Bukik Sikumpa, Kecamatan Lareh Sago Halaban. (*)




Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Miko Elfisha
          Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy baru saja menetapkan sistem pendidikan baru ...
Baca Juga