Minggu, 24 September 2017 - 4 Muharram 1439 H

Kepala Cabang Rimbo Peraduan Tewas Ditabrak Kereta Api

Ilustrasi - (ANTARA SUMBAR/Arif Pribadi)
Padang, (Antara Sumbar) - Seorang pria, Sahat Pieter Manalu (47) tewas akibat mobil Hilux yang dikendarainya ditabrak Kereta Api Sibinuang di Jalan Adinegoro Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Sumatera Barat.

"Korban ini awalnya berada di Kampus II UNP Koto Tangah dan hendak bertolak ke jalan raya yang melalui perlintasan kereta api tanpa palang pintu," kata Kapolsek Koto Tangah, Kompol Jon Hendri di Padang, Jumat.

Kejadian tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB ketika kereta api yang datang dari arah Kota Padang menuju Padang Pariaman.

Koban yang melintas menggunakan mobil dengan nomor polisi B 9031 UUA tersebut langsung terpental dan terseret sejauh lima meter dari lokasi kecelakaan.

Melihat terjadi kecelakaan, satpam Kampus UNP beserta warga sekitar langsung mendatangi lokasi untuk menyelamatkan korban.

"Warga sudah berusaha untuk memperingatkan korban untuk tidak melintasi rel namun mobil korban tetap melaju dan ditabrak kereta api," katanya.

Warga langsung membawa korban yang terluka parah ke Rumah Sakit Siti Rahmah menggunakan mobil angkutan kota. Namun sekitar pukul 12.30 WIB nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

Ia mengatakan jasad korban langsung dibawa ke Rumah Duka Himpunan Bersatu Teguh (HBT) di kawasan Pondok untuk dilakukan proses kremasi.

Satpam Kampus UNP II, Firman (38) mengatakan dirinya sudah berusaha mengingatkan korban namun karena kaca mobil korban tertutup sehingga tidak mendengar imbauan dirinya.

Ia mengatakan korban merupakan Kepala Cabang PT Rimbo Peraduan yang datang ke Kampus UNP II untuk urusan pekerjaan

"Kalau saja kaca mobil itu terbuka ketika melintasi rel mungkin kejadiannya tidak akan seperti ini,"ujar dia. (*)


Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Riko Syaputra
Lubuk Sikaping, (Antara Sumbar) - Petugas Rumah Tahanan kelas II B Lubuk Sikaping kembali kecolongan setelah satu warga binaannya ...
Baca Juga