Selasa, 23 Mei 2017 - 27 Sya'ban 1438 H

103 Koperasi di Pasaman Tidak Aktif

Koperasi.
Lubuk Sikaping, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, mencatat 103 dari 212 unit koperasi di daerah itu tidak aktif atau tidak lagi melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Pasaman, Pilihan di Lubuk Sikaping, Rabu, mengatakan koperasi yang tidak aktif ini dibekukan sementara dan setelah itu baru dibina kembali.

"Berarti yang aktif hanya 109 koperasi. Kendala yang ada di lapangan saat ini karena belum terbangunnya sinergitas pemberdayaan koperasi di berbagai aspek dan rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia pengelola koperasi," katanya.

Ia menjelaskan kesadaran dan semangat masyarakat dalam menggerakkan koperasi ini masih rendah sehingga koperasi menjadi tidak terkoordinir dengan baik.

"Jadi, untuk mendongkrak dan menunjang tumbuhnya koperasi yang aktif ini yakni dengan melakukan pembinaan dan pengawasan, pemberdayaan kelembagaan koperasi dan pelatihan perkoperasian," terangnya.

Koperasi yang aktif ini yakni pengurus dan anggotanya tetap bekerja dan melaksanakan RAT selama dua tahun berturut-turut.

Jenis koperasi di Pasaman yakni koperasi konsumen, koperasi penyediaan jasa, koperasi simpan pinjam dan koperasi produsen.

Ia menerangkan koperasi ini belum menjadi pilihan utama masyarakat sebagai sarana perekonomian karena masih kurangnya pemahaman masyarakat tentang manfaat dan fungsi koperasi dalam penunjang ekonomi.

"Kita berharap pengurus koperasi benar-benar dapat memajukan koperasi dengan baik dan menjadi tumbuh dengan baik. Kelola dengan transparan dan akuntabel," katanya.

Koperasi berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga perlu dikelola dengan baik. (*)


Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Ikhwan Wahyudi dan Mario Sofia Nasution
         Marjuni tak kuasa menahan tangis ketika peti kayu  diselimuti kain berwarna merah putih ...
Baca Juga