Padang Panjang Siap Penyelenggara Pendidikan Inklusif

id #padangpanjang#antarasumbar#pendidikan inklusi

Padang Panjang (Antarasumbar) - Pemerintah Kota Padang Panjang sudah siap menjadi penyelenggara pendidikan inklusif, sebagai bentuk perhatian serius bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Walikota Padang Panjang Hendri Arnis, baru-baru ini mengatakan untuk memberikan pelayanan pendidikan inlusif tersebut, pemerintah setempat secara bertahap melengkapi sarana dan fasilitas bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kita akan lengkapi sarana dan fasilitas yang dibutuhkan dalam memberikan pelayanan bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus, anak yang berkelainan juga memiliki kesempatan yang sama untuk bersekolah di sekolah reguler, sama halnya dengan anak-anak normal umunya," katanya.

Dengan dicanangkannya Padang Panjang sebagai kota yang siap menjadi penyelenggara pendidikan inklusif, Wako Hendri Arnis menghimbau masyarakat yang memiliki anak yang berkelaianan untuk tidak malu lagi, karena pendidikan bagi mereka harus tetap dipenuhi.

Kepala Dinas Pendidian Padang Panjang Desemon, mengatakan, saat ini masih sedikit jumlah sekolah untuk anak berkebutuhan khusus, di Padangpanjang.

Pendidikan inklusi katanya, masih belum maksimal karena masih minimnya sarana penunjang, terbatasnya pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki para guru sekolah inklusi, apalagi sistem kurikulum pendidikan umum yang ada belum mengakomodasi keberadaan anak-anak yang memiliki perbedaan kemampuan.

“Dengan dicanangkannya Padang Panjang sebagai kota yang siap menjadi penyelenggara pendidikan inklusif, pemerintah daerah secara bertahap akan melengkapi sarana dan fasilitas yang dibutuhan, sehingga pelayanan pendidikan inklusif dapat terwujud secara maskimal,” jelasnya.

Selain itu tambah Desmon, sosialisasi dan pemahaman kepada guru sekolah penyelenggara pendidikan inlusif sudah dilakukan, dengan demikian diharapkan pelayanan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus dapat terpenuhi dengan baik. (*)
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar