Selasa, 23 Mei 2017 - 27 Sya'ban 1438 H

Harga Komoditas Cabai Turun di Pasaman

Cabai. (Antara)
Lubuk Sikaping, (Antara Sumbar) - Harga komoditas cabai merah di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, mulai turun dari Rp70.000 menjadi Rp60.000 setelah sebelumnya menembus angka Rp80.000 perkilogram.

Pedagang cabai merah di Pasar Lubuk Sikaping Reski (37), Kamis, mengatakan harga komoditas cabai ini turun menjadi Rp60.000 perkilogram sejak seminggu belakangan.

"Sejak harga cabai turun penjualan saya juga ada peningkatan. Mudah-mudahan tidak ada kenaikan harga lagi," ujarnya.

Sementara itu untuk cabai hijau masih tetap dengan harga berkisar Rp40.000 perkilogram.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Perindagkop) dan UKM Kabupaten Pasaman Bitner Aritonang mengatakan penurunan harga cabai merah terjadi di sejumlah pasar tradisional di daerah itu.

"Menurut hasil pantauan kita harga cabai ini sudah berangsur turun. Saat ini sudah menjadi Rp60.000 per kilogramnya. Memang pada Oktober 2016 sempat mengalami kenaikan hingga Rp80. 000 perkilogram," katanya.

Menurutnya kenaikan harga cabai merah itu dipengaruhi oleh berkurangnya stok di pedagang karena cabai merah ini didatangkan dari luar daerah.

"Namun untuk saat ini stoknya masih tergolong aman. Mudah-mudahan tidak ada kekurangan stok lagi sehingga harganya bisa terus turun," katanya.

Sementara itu untuk harga cabai rawit juga mengalami penurunan dari Rp70.000 menjadi Rp58.000 perkilogram.

"Untuk cabai rawit ada penurunan sebesar Rp12.000 atau sebesar 17 persen," katanya.

Ia mengatakan harga bawang merah juga mengalami penurunan dari Rp26.000 menjadi Rp20 000 per kilogram atau sekitar 23 persen. Harga bawang putih tetap sebesar Rp36.000 perkilogram.

"Sementara itu harga beras kualitas I juga mengalami penurunan dari Rp14.500 menjadi Rp13.500. Beras kualitas II turun dari Rp13.500 menjadi Rp13.200," katanya.

Untuk harga daging sapi masih tetap sebesar Rp120. 000 dan daging ayam sebesar Rp20.000 per kilogram. (*)

Editor : Mukhlisun

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Ikhwan Wahyudi dan Mario Sofia Nasution
         Marjuni tak kuasa menahan tangis ketika peti kayu  diselimuti kain berwarna merah putih ...
Baca Juga