TENTANG KAMI | INDEX | REDAKSI | IKLAN | RSS | PETA | KONTAK | KETENTUAN | FORUM | FACEBOOK | Twitter | REGISTER | SIGN IN
Jumat, 23 Juni 2017 - 29 Ramadhan 1438 H

Menpora Minta Purna-Paskibraka Aktif Cegah Narkoba

Menpora, Imam Nahrawi. (Antara)
Jakarta, (Antara Sumbar) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta para anggota Purna-Paskibraka Indonesia (PPI) di seluruh Indonesia aktif mencegah peredaran narkoba.

"Bukan cuma yang sudah purna, anggota Paskibraka juga harus ikut. Mari bersama membantu tugas Badan Narkotika Nasional (BNN)," ujar Imam dalam acara peringatan HUT ke-27 PPI di Kemenpora, Jakarta, Rabu.

Menpora pun mengulang kembali apa yang sudah sering disebutkan oleh Presiden Joko Widodo bahwa narkoba merupakan musuh bangsa, musuh generasi muda. Oleh karena itu, penyalahgunaannya harus ditekan sampai titik nol.

"Sebab penggunaan narkoba itu bisa terjadi di mana saja, bisa di kantor, di kampus, bahkan di tengah-tengah keluarga kita sendiri," tutur politisi PKB tersebut.

Imam melanjutkan, dalam rangka memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba, Kemenpora pada tahun 2017 sudah menyiapkan anggaran khusus untuk melanjutkan program "Pemuda Anti-Narkoba".

Diperkirakan ada sekitar 25.000 orang-orang muda dari empat provinsi yang ambil bagian dalam pelaksanaan kebijakan tersebut.

"Ayo kita ciptakan rasa aman, nyaman, tenteram dan damai bagi Indonesia," kata dia.

PPI menyatakan siap melaksanakan permintaan Menpora. Ketua Umum PPI Gousta Feriza berujar, pihaknya sudah menjalin kerja sama erat dengan BNN melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

"Itu untuk menggalang kekuatan mencegah penyebaran narkoba di generasi muda," ujar Gousta.

Adapun PPI merupakan organisasi tempat bernaungnya para alumni anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). PPI berdiri pada 21 Desember 1989 melalui Musyawarah Nasional I Purna-Paskibraka Indonesia di Cipayung, Kabupaten Bogor, dan memiliki perwakilan di setiap provinsi. (*)


Editor : Mukhlisun

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Miko Elfisha
          Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy baru saja menetapkan sistem pendidikan baru ...
Baca Juga