Senin, 26 Juni 2017 - 2 Syawwal 1438 H

Maha Vihara Tempat Wisata di Medan yang Penuh Cinta Kasih

Maha Vihara (cc)







Maha Vihara Maitreya Cemara Asri, Tempat Wisata di Medan yang Penuh Cinta Kasih



Medan merupakan kota metropolis yang multietnik. Mengemban status sebagai pusat administrasi, bisnis, dan kebudayaan, Medan tampil sebagai kota yang sangat berwarna. Medan pun mampu menjauh dari risiko konflik etnik karena warganya memiliki apresiasi yang sangat tinggi terhadap keragaman religi.



Deretan rumah ibadah di berbagai sudut kota cukup mewakili cara warga Medan menunjukkan apresiasinya.Ini cocok bagi Anda yang menyukai wisata religi.Anda bisa berkunjungke Maha Vihara Maitreya Cemara Asri. Lokasinya yang ada di kompleks perumahan,membuat wihara ini sangat instagramable dan pathable.



Rumah Ibadah dan Rumah Cinta Kasih



Wihara, yang dibangun di atas kompleks pemukiman milik pengusaha muslim keturunan Afghanistan, ini disebut-sebut sebagai wihara terbesar di Asia Tenggara.



Menempati lahan seluas 4,5 hektar di dalam Kompleks Cemara Asri, penambahan kata “Maha” jelas merujuk pada luasnya area wihara. Tidak heran kalau wihara ini memerlukan waktu pembangunan dan penyempurnaan yang lumayan lama, yakni 17 tahun.



Setelah resmi dibuka untuk publik pada bulan Agustus 2008, intensitas kunjungan ke wihara pun semakin meningkat. Wihara yang sebelumnya hanya jadi rumah ibadah bagi Buddhis, telah turut membuka kesempatan bagi traveller domestik dan asng untuk mengenal lebih dalamajaran “Maitreya”.



“Maitreya” diambil dari nama Buddha. Menurut cerita, Buddha Maitreya dilahirkan di Zhejiang, Tiongkok. Ia digambarkan sebagai biksu gendut (Pu Tai He) yang sering berkelana membawa kantong kain dan selalu tersenyum. Dalam meditasinya, Buddha Maitreya melatih diri dan jiwa demi cinta kasih semesta.



Secara singkat, ajaran Buddha Maitreya mengajak manusia untuk menjaga dan menyebarkan cinta kasih, yang berpangkal dari hati nurani, kepada sesama manusia dan semua makhluk alam semesta. Manusia bisa berbeda dalam suku, bangsa, agama, warna kulit, taraf ekonomi, dan sebagainya, tapisemua harus saling mengasihi dan hidup layaknya saudara.



Satu Wihara Berjuta Kebaikan



Patung Sang Buddha bisa Anda lihat langsung di sisi sebelah kanan gedung Baktisala Umum. Persisnya di dekat ruang auditorium dan Taman Avolokitesvara. Anda juga akan menemukan restoran dengan menu vegetarian, toko suvenir, dan bermacam perlengkapan ibadah.Jika Anda membawa anak dan keluarga, silakan manjakan mereka dengan bebagai sarana permainan anak di sekitar taman.



Gedung utama yang merupakan tempat ibadah Buddhis adalah Baktisala Umum. Di sinilah mereka menyembah Buddha Sakyamuni, Bodhisatva Avolokitesvara dan Bodhisatva Satyakalama. Dilihat dari luasnya, daya tampung tempat ibadah ini diperkirakan mencapai 1.500 orang.



Beranjak ke gedung selanjutnya, ada Baktisala Maitreya yang sanggup menampung hingga 2.500 orang. Di sini juga terdapat Baktisala Patriat Suci serta aula serbaguna yang sering dipakai untuk ruang makan khusus resepsi. Kemudian, gedung yang terakhir difungsikan sebagai balai pertemuan. Balai ini memiliki kapasitas untuk 2.000 orang.



Puas memanjakan mata dan menyirami hati dengan beragam interior serta lukisan atraktif, Anda bisa beristirahat di tepi kolam ikan. Abadikanlah momen-momen Anda dengan tata kelola luar ruangan yang tidak kalah atraktif.



Sebagai informasi, kunjungan ke Maha Vihara Maitreya Cemara Asri bebas biaya alias gratis. Seperti pengamalan pada ajaran cinta kasih Maitreya, pintu wihara terbuka bagi siapa saja. Namun, selayaknya rumah ibadah, tetaplah jaga kesopanan dan jaga kebersihan Anda di area rumah cinta kasih ini.



Bagaimana Menikmati Cinta Kasih di Medan?



Kini, tibalah saatnya Anda menyusun rencana perjalanan ke Maha Vihara Maitreya Cemara Asri. Rencanakan penginapan Anda dengan memesan hotel murah yang nyamandi AiryRooms.



Dengan memesan kamar hotel di AiryRooms, melalui website dan mobile apps Android serta iOS, Anda bisa menemukan berbagai hotel murah di Medan lengkap dengan fasilitas AC, televisi layar datar, perlengkapan mandi, tempat tidur yang bersih, shower air hangat, dan Wi-Fi gratis.Pembayaran kamarnya pun bisa Anda lakukan sangat mudah lewat transfer dan kartu kredit.





Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Miko Elfisha
          Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy baru saja menetapkan sistem pendidikan baru ...
Baca Juga