Pemkab Pesisir Selatan Antisipasi Flu Burung

id Flu Burung, Pesisir Selatan

Painan, (AntaraSumbar) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melakukan berbagai upaya guna mencegah masuknya wabah flu burung ke daerah itu.

"Kami mengetatkan pengawasan masuknya hewan khususnya unggas di perbatasan serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat," kata Kepala Dinas Peternakan Pesisir Selatan, Nuzirwan, di Painan, Selasa.

Ia mengatakan wabah flu burung pernah terindikasi di daerah itu dan pemkab langsung bertindak dengan membakar ribuan ekor ayam.

"Tepatnya pada 2011 lima ribu ekor ayam kami musnahkan. Agar kejadian serupa tidak terulang kami akan mengantisipasi dari awal," kata dia.

Ia menyebutkan pengetatan pengawasan di perbatasan Sumbar dan Bengkulu dengan memberdayakan petugas di titik-titik pemeriksaan.

"Beberapa dokumen penting yang dicek di perbatasan diantaranya adalah surat keterangan sehat unggas bawaan dari dinas terkait, asal usul dan lain sebagainya," kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Pesisir Selatan, Yusmal, mengatakan beberapa kali sosialisasi yang dilakukan mendapat respon positif dari masyarakat.

"Masyarakat begitu antusias mengikuti sosialisasi, karena informasi bahaya flu burung begitu gencar diberitakan baik di media cetak maupun elektronik," kata dia.

Sementara itu, seorang warga Kota Painan, Nal (37) mengatakan langkah antisipasi memang harus dilakukan sedini mungkin karena virus flu burung dengan cepat bisa tersebar.

"Selain penyebarannya cepat yang jadi korban tidak hanya masyarakat umum namun juga masyarakat peternakan yang unggas terserang flu burung," ucapnya. (cpw)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar