Sabtu, 23 September 2017 - 3 Muharram 1439 H

Barcelona Sia-Siakan Keunggulan Dua Gol untuk Imbang 2-2

Barcelona, (AntaraSumbar) - Barcelona menyia-nyiakan peluang untuk unggul 11 angka di puncak klasemen Liga Spanyol pada Minggu, setelah mereka melepas keunggulan dua gol dalam rentang waktu enam menit saat bermain imbang 2-2 di markas Villarreal, yang dibayang-bayangi penalti kontroversial.

Gol bunuh diri di menit ke-62 yang dibukukan pemain pengganti Jeremy Mathieu, yang membelokkan bola tendangan sudut ke gawangnya sendiri, mengakhiri harapan Barca untuk mendulang kemenangan beruntun ke-13 di Liga Spanyol setelah penyerang Villarreal Cedric Bakambu memperkecil ketertinggalan timnya.

Ivan Rakitic membawa Barca memimpin pada menit ke-20 dari jarak dekat dan Neymar mengubah skor menjadi 2-0 pada menit ke-41 melalui penalti bergaya Panenka ketika kiper Sergio Asenjo, yang terlihat telah menyentuh bola sebelum menjatuhkan Neymar di kotak penalti, terkecoh.

Barca kini memiliki 76 angka, unggul sembilan angka atas rival terdekatnya Atletico Madrid, yang secara mengejutkan kalah 1-2 di markas Sporting Gijon pada Sabtu.

"Ini merupakan hari yang positif bagi kami sebab kami mendekat satu angka kepada tujuan kami," kata pelatih Barca Luis Enrique pada konferensi pers. "Setiap angka yang kami dapatkan dari para rival merupakan hal yang fantastis."

Villarreal harus kehilangan pelatih Marcelino yang diusir dari area teknik setelah gol Rakitic, ketika ia memprotes keputusan wasit yang tidak memberikan kartu kuning kedua kepada bek Barcelona Gerard Pique menyusul terjadinya "handball."

Luis Enrique memasukkan Mathieu untuk menggantikan Pique pada awal babak kedua.

Gol Rakitic tercipta dari tembakan ke gawang pertama Barcelona, bola jatuh ke kakinya ketika Villarreal kesulitan menyapu tendangan bebas Lionel Messi, pemain Kroasia ini kemudian melepaskan tendangan "first time" untuk menjadi gol.

Keputusan wasit Jose Maria Sanchez untuk tidak memberikan kartu kuning atas handball Pique merupakan hal yang kontroversial, dan ia memicu kemarahan para penggemar tuan rumah sebelum turun minum ketika ia memberikan hadiah penalti.

Asenjo menjulurkan tangannya untuk mencegah Neymar menguasai bola, sang kiper terlihat telah menyentuh bola sebelum kemudian pemain Brazil itu terjatuh.

"Kiper selalu tahu ketika ia membuat lawannya hadiah penalti, namun itu bukan penalti, saya menyentuh bola dengan tangan kanan saya," kata Asenjo kepada jaringan televisi Spanyol Movistar.

Kedua tim menyia-nyiakan sejumlah peluang untuk mencetak gol, Asenjo menepis tembakan Neymar dan Claudio Bravo menggagalkan upaya Castillejo.

"Tim ini tidak pernah menyerah, tim manapun mungkin akan telah melempar handuk," tambah Asenjo. "Membalikkan skor melawan salah satu tim terbaik mengatakan banyak hal bagi kami." (reuters)


Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Riko Syaputra
Lubuk Sikaping, (Antara Sumbar) - Petugas Rumah Tahanan kelas II B Lubuk Sikaping kembali kecolongan setelah satu warga binaannya ...
Baca Juga